N-Share

share for everythings

More About Me...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc. Orci at nulla risus ullamcorper arcu. Nunc integer ornare massa diam sollicitudin.

Another Tit-Bit...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc.

Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Kawasaki Athlete 125, (bukan) Penantang Honda CS1 ?

Setelah berturut turut publik indonesia mendapatkan penawaran heboh yang taklain adalah Honda CS1 dan Kawasaki Ninja ZX 250R kini giliran segmen bebek sport mendapat pendatang baru yang tidak kalah hebohnya. Yap, tidak lain adalah Kawasaki Athlete 125 dimana beberapa bulan yang lalu sempat wara wiri di jakarta sebagai motor “siluman” saat melakukan uji coba .

Athlete 125, Sedikit Ekstrem namun Masih Wajar

Tidak seperti Honda CS1 yang memiliki desain benar benar nyeleneh. Kawasaki Athlete pada dasarnya masih dalam kategori bebek Normal, terlihat dari tipe transmisi semi otomatik, mesin yang nyaris tidur, hingga sistem pendingin udara. Belum lagi bentuk foot step standarnya yang sangat konvensional.

Hanya saja desain eksterior Kawasaki Athelete yang terbilang berani, mulai dari desain winshield yang menyerupai winshield Benelli TNT, desain seat cowl yang patah patah fairing samping meruncing hingga tangki bensin yang ada di belakan kemudi menjadikan penampilan Kawasaki Athlete begitu mencolok.

Mesin 125cc dan Suspensi setengah Tidur : Dahsyat !

Seperti yang kita ketahui kawasaki Athlete di persenjatai mesin 125cc yang mampu menelurkan tenaga sebesar 10 hp pada 8000 rpm. Memang tidak terlalu besar tetapi ingat bahwa sasaran kawasaki Athlete adalah pasar bebek konvensional semisal Suprafit, JupiterZ, Shogun ataupun Honda Supra Fit. Sehingga tenaga raksasa bukan segala galanya di segmen ini tetapi kepraktisan dan kenyamanan lah yang berperan penting. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran rem cakram ganda yang tentunya disamping pengoprasiannya lebih mudah dari pada rem tromol penampilan motor ini pun juga terdongkrak. Posisi suspensi monoshock yang setengah tidur (seperti pada Ducati Monster 696) memungkinkan pengendara bermanufer lebih fleksibel dan lebih nyaman dibanding motor dengan suspensi vertikal.

Seharusnya Harganya tidak lebih dari 14.5 juta …

Melihat segmen yang akan dimasukinya Kawasaki Athlete dimana kisaran harganya adalah 14 hingga 15 juta mengingat raja dikelas ini adalah Shogun 125 dipatok pada angka 14 jutaan dan Supra X pada anggka 14,7 maka dengan segala fitur seperti Suspensi Monoshock dan dua cakram maka harga yang relevan pada motor ini adalah 14,5 juta rupiah. Karena naik 1 juta rupiah saja sudah memasuki kelas Hyper Underbone dan Crossover. Maka saia yakin kisaran harga motor Kawasaki Athelete ini tidak lebih dari kisaran 14-15 juta rupiah.


Sumber : http://ducatimonster.wordpress.com/


Mungkinkah Yamaha R-15 Dihadirkan Oleh YMKI

Sebagai Komplimen V-Ixion atau Antisipasi Honda CBR 150 AHM ?

Sebagai mana yang kita ketahui, saat ini hanya ada dua jenis motor berkategori sport ringan yang beredar di indonesia, 1 diwakili oleh Kawasaki melalui Ninja ZX 150 RR dan satu lagi diwakili oleh Honda, melalui importir umum memasukan motor CBR 150. Tetapi disini keduanya memiliki kelemahan, jika Kawasaki menganut mesin jenis 2 tak dimana konsumen terutama di kota besar mulai merasa alergi dengan mesin ini sedangkan sejauh ini CBR hanya hadir melalui IU yang membuat harganya melonjak.

Tetapi melihat perkembangan terakhir dimana AHM semakin agrsif dalam melakukan penetrasi pasar, bukan tidak mungkin CBR 150 yang memang sudah terbukti laris manis dipasaran akhirnya “di akui” sebagai bagian dari pasukan AHM. Tentunya bila hal ini terjadi yang jelas kisaran harga CBR 150 yang bermain di kisaran 30 jutan “tengah” akan berubah menjadi berada di kisaran 20 jutan “atas” dengan demikian setidaknya dapat mengganggu pasaran V-Ixion, terutama pada kosumen yang memiliki duit “lebih”, karena bila memandingkan kedua jenis motor, jelas dari segi Fitur, Performa hingga Penampilan V-Ixion jelas kalah jauh dibanding CBR. Sehingga sudah sewajarnya YMKI untuk berpikir ulang untuk menambah varian produknya dalam rangka merebut pasar sport bike ringan yang semakin hari semakin banyak penggemarnya.

Secara Penampilan YZF R-15 Lebih Unggul Dibanding Kompetitornya

Dibanding kompetitornya, YZF R-15 memiliki penampilan yang lebih “wah” dibanding kompetitornya. Jika model Kawasaki ZX 150 RR terasa mulai usang, body ramping CBR 150 rasanya terlihat sangat inferior dibandingkan bodi “Scale Down” R-1 yang terpasang pada R-15. Belum lagi secara perorma kedua motor pun bisa dikatakan hampir sama. Bisa dilihat sekilas dari siluet dan spesifikasi yang ada, ternyata Yamaha R-15 sendiri tidak memiliki spedifikasi yang terlalu berbaeda dengan Yamaha V-Ixion. Rasanya pemasangan Fairing, cakram belakang, dan sedikit perubahan pada deltabox tidak akan memakan biaya hingga menempatkan Vixion ber Fairing ini dibandrol di kisaran 30 juta-an. Bila dikalkulasi, rasanya harga 25-27 juta rupiah dirasa merupakan harga yang wajar bagi motor ini, terlebih bila memang YMKI serius untuk memangsa pasaran Ninja 150 RR dan CBR 150 versi AHM.


Sumber : http://ducatimonster.wordpress.com/

New Bajaj XCD 125 DTS-Si

Meski dikonsentrasikan untuk merebut pasar bebek dan dibanderol hanya Rp 13.500.000, Bajaj XCD 125 DTS-Si tetap tampil dengan berbagai macam fitur andalan. Mesin DTS-Si (Digital Twin Spark Swirl Induction) layaknya Pulsar 180 dan 200 tetap dipertahankan.

“Hanya mesinya saja yang lebih kecil, 125 cc,” ungkap Apong Arfiansyah, Marketing Manager, PT Bajaj Auto Indonesia (BAI).

Meski mengusung mesin 125 cc. XCD 125 DTS-Si mampu memuntahkan tenaga hingga 9,53 ps pada 7000 rpm dan torsi 1,08 kgf di 8000 rpm.

“Lebih besar dari bebek yang menjadi pesaing kita,” tambah Apong. Selain itu mesin XCD 125 DTS-Si, dilengkapi dengan Exhaus TC, bentuknya seperti ruang udara di leher knalpot, dan berguna memberikan torsi lebih baik pada putaran mesin rendah.

Yang paling menarik justru ada ride control di panel gas sebelah kanan. Bila diaktifkan, di putaran pertama selongsong gas diputar akan terasa ada pengganjal sebagai batas. Sampai batas tadi artinya konsumsi bensin masih dalam kondisi masih irit. Bila diaktifkan kira-kira motor bisa jalan sekitar 40-50 km/jam,” terang Ramanuj, Service Manager PT BAI.

Bobotnya yang ringan dan sumbu roda 1.275 mm diyakini mampu bermanuver lincah layaknya bebek, terutama disaat membelah kemacetan. Sokbraker belakang pun istimewa, PT BAI menyebutnya SNS (Dual Spring), per sokbraker ada dua di luar dan di dalam. Sokbraker ini juga dilengkapi dengan 5 setelan kekerasan.

Fitur yang lainpun tetap mewah. Seperti spidometer digital, head lamp halogen, dan stop lamp LED layaknya Bajaj Pulsar masih bisa ditemui di versi “pahe” ini.

Tapi sayangnya sistem pengereman masih mengandalkan drum brake alias tromol. Pantasnya sudah pakai disk brake dong. Sebab penampilan yang sudah gagah jadi terlihat cupu dengan kurangnya fitur keselamatan ini.

“Tapi kita sudah uji kelayakanya dan hasilnya tetap aman. Mesin 125 cc masih oke kalau pakai drum brake,” kilah Apong. Sebetulnya bila konsumen harus menambah Rp 700.000-Rp 1.000.000 pasti masih bisa dijangkau.

Namun dengan konsisi seperti sekarang, sepertinya justru bisa jadi rejeki buat para modifikator. Seandainya motor ini laris manis di pasaran, order pasang rem cakram di roda depan pasti akan melimpah. Pabrikan untung modifikator ikut untung. Hahahaha…..!

sumber : limakaki.wordpress.com

New Kawasaki Ninja 250 R

Well.. teka-teki terjawab sudah…!!! Setelah ditunjukkan di PRJ kemaren.. sambutannya terhadap Ninja 250 masih pro dan kontra..!!! Dan ini juga terjadi nggak hanya di Indonesia, dibelahan dunia yang lain juga sami mawon..!!! Muncul roumors… bahkan komplit dengan picture segala… dan akhirnya kawasaki secara official me-launch produk 2008 Kawasaki Ninja 250R. Sebagaimana elo liat di gambar, the baby ninja is so beautiful, sekilas lho.. tail nya agak mirip MV Agusta…!!! :D

Setelah Yamaha dan Honda mau ancang-ancang ngeluarin motor sportz kelas 250 (Yamaha Fazer 250 bahkan sudah ditest jalan-jalan di Indo red.)… Ninja 250R ini ..bener-bener real sportz tulen…!!! Dengan mengusung engine 249cc.. paralel twin DOHC, liquid cooled, diprediksi power yang dihasilkan pun dapat mencapai 45bHP. Pada tahap awal, bakalan direstricted menjadi 33bHP..!! yah menurut gue juga nggak heran… dengan engine DOHC, liquid cooled (berarti high compression)… Carburettor nya menggunakan Keihin CVK30… dan gue yakin masuk ke Indonesia… neh carbu bakalan diganti daagh ama para speed freaak riderz..!!! Cylinder head nya juga didesign ulang sehingga bakalan galak diputaran bawah dan sedang…!!! Exhaust systemnya didesign 2-into-1 menggunakan 2 catalyzer… untuk menekan emisi dan meningkatkan efisiensi…!!!

Suspensi depan menggunakan 37mm telescopic fork, sedangkan belakang uni-track suspension. Shock belakang dapat diadjustable 5 way. Rem depan menggunakan single 260mm hydraulic disc with two-piston caliper, sedangkan rem belakang menggunakan single 220mm petal disc with two-piston caliper. Ban nya juga menggunakan diameter 17, tapi persisnya memang belum ada penjelasan resmi…!!! Ninja ini dibanderol seharaga USD 3499, dan tersedia dalam 4 warna pilihan : Green, Red, Blue dan Black..!!!

Yah .. perang antar ATPM bakalan memanas… setelah mengeluarkan jagoan di skutik… dan nggak berapa lama lagi di motor sportz kelas 150an.. perang bebek.. sekarang bakalan siap-siap perang motor kelas 250cc…!!! Yamaha sudah ngetest… Honda akan ngelaurkan juga di tahun 2008…. dan sekarang Kawasaki… juga bakalan siap-siap…!!! Who will be a winner…. ??? Ingat sejarah sewaktu mio masuk sebagai first mover… dia mengambil pangsa terbesar di segment skutik…!!! Akankah Kawasaki, Yamaha, Honda or even Suzuki.. mengambil lesson learned itu.. dan akan bertindak sebagai first mover di kelas 250cc ini..??? Yah time will tell.. dont ask me about thatz.. ocree.. !!! :D

Appendix :



Page ini diambil dari http://triatmono.wordpress.com/