N-Share

share for everythings

More About Me...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc. Orci at nulla risus ullamcorper arcu. Nunc integer ornare massa diam sollicitudin.

Another Tit-Bit...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc.

Tips Memilih Notebook

Notebook atau sering disebut juga laptop adalah komputer kecil yang dapat dibawa kemana-mana oleh yang memilikinya. Mobilitas yang tinggi bagi seorang pekerja merupakan alasan utama dalam mempertimbangkan pembelian sebuah notebook. Bagi sejumlah kalangan yang banyak menghabiskan waktunya di luar kantor, memiliki notebook sudah menjadi sebuah keharusan. Namun memilih notebook yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan anggaran bukan hal yang mudah. Banyaknya pilihan yang tersedia di pasaran bisa jadi membuat kita tambah bingung memilihnya.

Kriteria terpenting dalam memilih notebook adalah untuk apa notebook tersebut digunakan. Apakah notebook yang dibeli untuk menggantikan PC desktop yang dimiliki atau untuk dibawa-bawa dalam perjalanan? Perbedaan penggunaan notebook ini akan menentukan notebook yang sebaiknya dipilih. Untuk alasan yang kedua, bobot serta daya tahan batere akan menjadi prioritas yang utama, meskipun harus mengorbankan sedikit fasilitas dan kenyamanan.

Secara umum notebook dibedakan dalam tiga kategori, yaitu all-in-one atau pengganti desktop, mainstream dan ultraportabel. Notebook all-in-one (desktop replacement) memiliki bobot 3 - 4,5 kg, lebih berat dibandingkan notebook-notebook di kelas lainnya. Pemakai notebook ini lebih mengutamakan kelengkapan fasilitas dan kinerja sebuah desktop sehingga bobot bukan menjadi pertimbangan yang utama. Sementara notebook-notebook ultraportabel yang lebih ditujukan bagi pemakai yang sering bepergian, memiliki bobot kurang dari 2 kg. Selain bobot, kategori tersebut biasanya juga dibedakan berdasarkan lebar layar yang dimiliki notebook. Di kelas desktop replacement, notebook hadir dengan layar antara 15" -17" inchi. Untuk kelas-kelas mainsteam, biasanya hadir dengan layar 14,1" - 15" inchi dan notebook-notebook ultraportabel mengusung layar 12,1".

Semakin ringan bobot sebuah notebook, tentu semakin nyaman dibawa berpergian. Akan tetapi notebook yang sangat ringan biasanya juga mencatat sejumlah kekurangan, seperti harganya yang lebih mahal, tidak adanya drive terintegrasi, dan layar yang lebih kecil. Sementara bagi sebagian orang yang memanfaatkan kelebihan notebook untuk menghemat tempat dan terbebas dari belitan kabel, notebook dengan layar 15" atau 17" masih menyisakan banyak tempat di meja kerja mereka.

Berikut beberapa tip yang perlu diperhatikan ketika memilih notebook diantaranya adalah:

  1. Prosesor yang tepat

    Seperti halnya ketika memilih PC desktop, prosesor juga menjadi kekuatan utama dalam mengukur kinerja sebuah notebook. Saat ini sebagian besar vendor menawarkan penggunaan prossesor Pentium M yang dalam frekuensi yang sama mampu menghasilkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan Pentium 4. Keuntungan lain Pentium M dibandingkan prossesor desktop adalah penggunaan daya yang lebih rendah. Pentium M muncul dalam dua versi hemat daya, yaitu low-voltage (LV) dan ultra low-voltage (ULV) . Jika sering berpergian, kita dapat memilih notebook ultraportabel yang menggunakan Pentium M ULV untuk lebih menghemat daya.

  2. Harddisk dan Media Penyimpanan Eksternal

    Notebook-notebook terbaru muncul dengan kapasitas hardisk minimal 30 GB. Mengingat upgrade harddisk pada notebook lebih sulit dan lebih mahal dibandingkan pada PC desktop, perlu dipertimbangkan kapasitas harddisk dengan kebutuhan dan jenis pekerjaan sebelum membeli. Untuk kebutuhan aplikasi office, kapasitas 30 GB atau 40 GB sudah sangat mencukupi. Namun tidak ada salahnya menyiapkan kapasitas cadangan jika kebutuhan untuk penyimpanan cukup besar. Untuk kebutuhan penyimpanan yang sangat besar, beberapa notebook, di kelas all-in-one menawarkan kapasitas standar 80GB - 120GB. Di kelas mainstream dan ultraportabel, sebagian besar notebook menggunakan harddisk berkecepatan 4200rpm atau 5400rpm, sedangkan kelas desktop replacement menggunakan kecepatan 7200rpm. Jika notebook banyak menggunakan aplikasi yang berat seperti video editing, sebaiknya pilih kecepatan tertinggi, yakni 7200rpm.

    Jika sebelumnya CD-ROM drive menjadi fasilitas standar, kini beberapa notebook terbaru menyertakan DVD/CD-RW combo drive sebagai kelengkapan standar. DVD/CD-RW combo memungkinkan kita membaca DVD dan membaca serta menulis CD. Dengan tambahan anggaran dasar sekitar US$ 200, kita juga dapat menggantinya dengan DVD-RW yang memunginkan kita membaca dan menulis DVD. Tersedia juga beberapa model notebook yang menawarkan DVD multiformat yang dapat menangani teknologi DVD-R dan DVD-W. Dalam upaya menekan bobot notebook semakin ringan, biasanya para vendor mengeluarkan drive CD/DVD sebagai kelengkapan eksternal. Keuntungannya, kita bisa meninggalkan drive tersebut jika tidak merasa perlu membawanya. Namun, jika notebook lebih banyak digunakan saat berpergian, sebaiknya sedikit mengalah dengan bobot dengan memilih drive yang terintegrasi.

  3. Dukungan koneksi

    Semakin banyak port koneksi yang tersedia tentu semakin luas kesempatan menghubungkan notebook kita dengan berbagai perangkat yang lain dan dunia luar. Notebook biasanya menyediakan pilihan port yang lebih banyak dan lebih lengkap dibandingkan notebook di kelas ultraportabel. Port USB 2.0 sudah menjadi koneksi standar untuk menghubungkan printer, Webcam, scanner, mouse, FireWire (EEE 1394) belum menjadi fasilitas standar, tetapi mulai banyak di temukan pada notebook-notebook terbaru. FireWire yang menjanjikan kecepatan transfer data tinggi data tinggi (400Mbps) ini sangat bermanfaat untuk transfer file-file besar, seperti image dan video dari kamera digital atau camcorder.

    Feature komunikasi juga menjadi salah satu yang patut diperhatikan. Hampir semua notebook terbaru telah menyediakan interface jaringan, baik jaringan Ethernet maupun W-LAN. Beberapa bahkan telah mendukung Gigabit Ethernet. Notebook-notebook yang sudah menggunakan chipset dan prosesor Intel Centrino, telah mengemas Intel Pro/Wireless 2100 Network Connection 802.11b sebagai fasiltias standar. Sementara pada generasi Centrino yang lebih baru, Intel menambahkan dukungan koneksi 802.11a, melengkapi 80211b (Wi-Fi B) yang sudah ada pada Centrino sebelumnya. Beberapa notebook baru lainnya menambahkan koneksi Bluetooth dan inframerah yang memudahkan kita menghubungkan notebook dengan PDA, ponsel dan perangkat lain yang memiliki koneksi yang sama. Beberapa model notebook mulai meninggalkan port legacy, seperti PS/2. serial atau paralel. Jika memiliki perangkat yang terhubung dengan jenis port tersebut, kita bisa menambahkan koneksi eksternal yang dihubungkan melalui port USB. Beberapa notebook juga menawarkan docking station yang menyediakan berbagai perlengkapan tambahan.

  4. Keyboard dan Pengganti Mouse

    Jangan abaikan kenyamanan perangkat input pada notebook. Dibandingkan keyboard serta pengganti mouse pada notebook tentu saja memiliki sejumlah kekurangan. Misalnya tombol-tombolnya lebih kecil dan area untuk meletakkan telapak tangan kita juga lebih terbatas. Cara terbaik untuk mengetahui kenyamanan keyboard notebook adalah dengan mencobanya sebelum membeli. Untuk meningkatkan kemampuan keyboard, beberapa merek notebook menyertakan tombol-tombol yang biasa diprogram untuk akses cepat ke aplikasi. Beberapa notebook bahkan muncul dengan mouse wireless sebagai pelengkap keyboard yang lebih nyaman dibandingkan menggunakan touchpad. Jika sering menggunakan notebook di atas meja, kita dapat menambahkan keyboard atau mouse eksternal yang dapat dihubungkan melalui port PS2 atau USB.

  5. Kelengkapan Multimedia

    Jika kita menginginkan notebook tidak hanya sebagai perangkat kerja tetapi juga pusat hiburan, perhatikan beberapa fasilitas multimedia yang ditawarkan. Ada banyak cara yang digunakan para pembuat notebook untuk membuat notebook-nya istimewa atau tampil beda. Asus misalnya menyertakan sebuah kamera digital yang diletakkan di bagian atas layar notebooknya. Kamera digital yang dapat diputar tersebut dapat digunakan untuk mengambil foto, merekam video klip atau sebagai Webcam. Fasilitas menarik lainnya adalah playback CD, DVD dan TV yang memungkinkan kita memutar CD, DVD atau menyalakan TV tanpa harus mengaktifkan Windows. Guna mendukung fasilitas tersebut beberapa notebook telah menyertakan speaker dan subwoofer berkualitas tinggi.

    Untuk memperoleh penampilan video atau grafis yang lebih baik, kita bisa memilih notebook yang menggunakan kartu grafis terpisah, seperti ATI Radeon 9700 atau NVIDIA Gforce FX Go5200. Kita juga dapat menikmati tampilan film yang lebih menyenangkan pada beberapa model notebook yang telah mendukung layar wide screen. Kelengkapan lain yang tak kalah menarik dan mulai menjadi fasilitas standar pada notebook-noteook terbaru adalah slot yang mendukung berbagai jenis kartu memori, seperti Smart Media, Memory Stick, MMC, dan SD Card.

    Daftar Istilah :

    1. GB : Giga byte
    2. rpm : Revolutions per minute (kecepatan putaran per menit)
    3. USB : Universal serial bus
sumber : www.e-smartschool.com


0 komentar:

Posting Komentar